Guru Pemerhati KSDAE

Soe, 27 September 2018 Sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Lingkungan Hidup...

Konflik Satwa (Buaya) di Weluli

Maubesi, 17 September 2018 Pada tanggal 6 September 2018 sekitar pukul...

Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Penyangga...

BBKSDA NTT, 13 September 2018 Dalam pengelolaan TWA Ruteng, permasalahan tekanan...

Pendidikan Konservasi: Upaya Pembangunan Karakter...

BBKSDA NTT, 13 September 2018   Balai Besar KSDA NTT secara rutin...

Role Model Tanaman Obat Berbasis...

BBKSDA NTT, 13 September 2018 Latar Belakang Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng...

Inventarisasi Pemanfaatan Masyarakat pada Blok...

Riung, 12 September 2018 Taman Wisata Alam Laut (TWAL) 17  Pulau...

Penanganan Bangkai Paus Sperma...

Alor, 10 September 2018 Pada hari Senin,  tanggal 10 September 2018,...

Nuri Diserahkan Sukarela di SKW...

Maumere, 31 Agustus 2018 Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)...

SKW IV Maumere Dapati Daging...

Maumere, 31 Agustus 2018   Sebagai tindak lanjut terhadap info perdagangan daging...

Penyerahan Satwa Liar Secara Sukarela...

Maumere, 28 Juni 2018 Balai Besar KSDA (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur...

Monitoring Penangkaran Ex-Situ Rusa Timor

Monitoring Penangkaran Ex-Situ Rusa Timor di Kota Kupang Kupang, 24 Juli...

BBKSDA NTT Menyelamatkan Biawak Komodo...

Bari, 22 Juli 2018 Sehubungan dengan adanya informasi dari masyarakat pengguna...

Pengiriman Kulit Buaya dari Alor...

Kupang, 2 Maret 2018. Sebanyak enam lembar kulit buaya yang dikemas...

TWA Camplong, Bukan TPA Camplong

Camplong, 21 Februari 2018 “Ayo bergerak bersama” itulah slogan yang digaungkan...

Partisipasi BBKSDA NTT di HMPI...

Kupang, 16 Desember 2017. Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur (BBKSDA...

Lestarikan Kura-Kura Leher Ular Rote,...

Kupang, 28 September 2017 Dalam rangka Optimalisasi Upaya Konservasi Kura-Kura Leher...

BBKSDA NTT dan Pemda Kab....

Borong, 27  September 2017 Bertempat di Aula Dinas Pariwisata, Pemuda, dan...

Satgas Peredaran TSL BBKSDA...

Kupang, 18 September 2017 Pada hari Senin tanggal 18 September 2017pukul...

BBKSDA NTT Melaksanakan Pembahasan Internal...

Kupang, 6 september 2017   BBKSDA NTT melaksanakan rapat pembahasan draft role...

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antara BBKSDA...

Kupang, 28 Agustus 2017. Bertempat di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber...

Kunjungan Gubernur NTT Pada Pameran...

Kupang, 13 Agustus 2017 Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya berkunjung...

Jelajah Sepeda Kompas Flores Tahun...

Kupang, 13 Agustus 2017 Jelajah Sepeda Kompas 2017 kembali digelar dengan...

Hari Konservasi Alam Nasional 2017...

Kupang, 10 Agustus 2017 Melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2009, 10...

Pemindahan Buaya ke Kandang Baru...

Kupang, 4 Agustus 2017 Buaya memiliki sifat 'homing instinc' (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Buaya),  Steve Irwin...

Darurat Peredaran Tumbuhan dan Satwa...

Kupang, Februari 2017. Hanya dalam kurun waktu 2 bulan sejak Januari...

BBKSDA NTT Amankan 1 Ekor...

Kupang, 9 Mei 2017. Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, pada tanggal 9 Mei...

Konservasi Penyu di TWA Menipo

Kupang, 19 Maret 2017. 150 ekor tukik hasil penetasan secara alami...

«
»
100_3258.JPG17 pulau.JPG20160721_161823.jpgDSC00453.JPGDSC00546.jpgDSC_0044.JPGDSC_0404.JPGDSC_0530.JPGDSC_0556.JPGDSC_0648.JPGDSC_0768.JPGDSC_0964.JPGIMG_3146.JPGIMG_5732.JPGIMG_6219.JPGIMG_6411.JPGP1020015.JPG_DSC0323.JPGwae wuul.JPG

Selamat Datang di Balai Besar KSDA NTT

Hi Guest,

Selamat datang di website Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur (BBKSDA NTT). Disini kami memberikan informasi tentang kawasan konservasi di bawah pengelolaan BBKSDA NTT yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bagi kalian yang ingin mengetahui perizinan di kawasan konservasi silahkan akses menu PERIZINAN, seperti gimana sih kalo mau bawa satwa tidak dilindungi secara resmi keluar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur dan sebagainya.

Oh ya pasti kalian udah pada tau kan, berwisata di kawasan konservasi tuh asik dan menyenangkan lho. Sering lihat kan acara TV gimana asiknya berwisata di kawasan konservasi, jangan lupa mengurus Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) ya...

Akhir-akhir ini sering terdengar adanya konflik antara manusia dan satwa liar (buaya) yang telah memakan korban baik dari manusia maupun satwa liar, kami turut berduka cita terhadap keluarga korban semoga diberi ketabahan. Balai Besar KSDA NTT sudah berusaha semaksimal mungkin salah satunya dengan membentuk Unit Penanganan Satwa / WRU yang sampai saat ini sudah merelokasi sekitar 11 ekor buaya untuk ditempatkan di tempat/kandang sementara.

Oleh karena itu kami mohon dukungan dan saran dari masyarakat Nusa Tenggara Timur sehingga kami lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.