best joomla menu module
Call Center.pngStop Illegal.png
100_3258.JPG17 pulau.JPG20160721_161823.jpgDSC00453.JPGDSC00546.jpgDSC_0044.JPGDSC_0404.JPGDSC_0530.JPGDSC_0556.JPGDSC_0648.JPGDSC_0768.JPGDSC_0964.JPGIMG_3146.JPGIMG_5732.JPGIMG_6219.JPGIMG_6411.JPGP1020015.JPG_DSC0323.JPGwae wuul.JPG

 

Hasil diagnostic reading permasalahan pada Bagian Tata Usaha BBKSDA NTT menunjukkan sejumlah hal yang perlu diatasi terkait dengan pelaksanaan tugas fungsi ketatausahaan sebagai dukungan manajemen pada BBKSDA NTT, yaitu informasi yang tersimpan secara offline, informasi masih dicatat secara manual, informasi belum menyatu pada satu sistem terintegrasi, penanggung jawab tindak lanjut sulit dipantau serta adanya aplikasi persuratan SIPAS yang belum terpakai. Alternatif pemecahan masalah yang dapat segera dilaksanakan adalah optimalisasi penanganan informasi melalui sistem informasi online dalam rangka meningkatkan kinerja BBKSDA NTT.

Sistem informasi online ini merupakansolusi yang tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan yang telah disebutkan di atas.  Penanganan informasi di atas akan optimal pada jangka pendek apabila waktu penanganan informasi minimal lebih cepat 50 % dari waktu penanganan sebelumnya.

Sistem informasi online merupakan sistem terintegrasi secara online untuk menangani dan mengelola informasi yang diterima (input) dan dikeluarkan (output) oleh BBKSDA NTT.Sistem informasi online menggabungkan upaya pencatatan dan pendokumentasian informasi yang diterima oleh BBKSDA NTT, baik yang berupa lisan maupun tulisan, pencatatan dan pendokumentasian penanganan informasi dimaksud dalam bentuk tertulis atau tindakan langsung di lapangan, serta pencatatan dan pendokumentasian informasi yang dihasilkan

Manfaat dari sistem informasi online ini adalah :

1.          Manfaat secara umum

Penyediaan sistem informasi online yang mantap dan terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas penanganan informasi pada lingkup BBKSDA NTT dalam rangka peningkatan kinerjanya serta mempercepat kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat

2.          Manfaat internal

Manfaat Internal (bagi BBKSDA NTT) adalah tersedianya sistem informasi online secara terintegrasi yang menjamin kecepatan penanganan informasi, akuntabilitas penanganan informasi serta kesempatan bagi pimpinan untuk memantau pelaksanaan penanganan informasi.

3.          Manfaat eksternal

a.     Bagi masyarakat

BBKSDA NTT menampung informasi secara cepat dan tercatat dengan baik, serta ditindaklanjuti dengan segera di lapangan untuk dapat menyelesaikan masalah yang dilaporkan oleh masyarakat

b.     Bagi Direktorat Jenderal KSDAE dan Eselon I lingkup KLHK lainnya

Memudahkan pemantauan kinerja serta memperkuat koordinasi dengan menyediakan informasi secara cepat dan relatif lengkap kepada pimpinan untuk disampaikan kepada Ditjen KSDA dan Eselon I KLHK lainnya.

c.     Bagi Pemerintah Daerah

Meningkatkan kecepatan pelayanan, memperkuat koordinasi dengan terpusatnya informasi pada satu tempat.

d.     Bagi LSM dan Perguruan Tinggi

Meningkatkan kecepatan pelayanan, memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan terpusatnya informasi pada satu tempat.

e.     Bagi Pers  

Meningkatkan kecepatan pelayanan, memperkuat pelayanan informasi dengan terpusatnya informasi pada satu tempat

 

Sistem informasi online terpadu yang telah dibangun oleh BBKSDA NTT pada tahun 2018 ini kemudian dinamakan SIO MANISE (Sistem Informasi Online Mantap Terintegrasi Secara Elektronik). Tujuan yang diharapkan dari penerapan sistem informasi online adalah sebagai berikut :

1.          Tujuan jangka panjang

Terlaksananya optimalisasi penanganan informasi pada BBKSDA NTT.

2.          Tujuan jangka menengah

a.       Terwujudnya sistem informasi online pada BBKSDA NTT yang mantap dan terintegrasi.

b.       Tersusunnya pengelolasistem informasi online.

c.       Tersusunnya pedoman pelaksanaan sistem informasi online.

3.           Tujuan jangka pendek

a.       Terbangunnya konsep sistem informasi online;

b.       Terolahnya data penanganan informasi.

Peningkatan kualitas pelayanan publik sesuai dengan tujuan Reformasi Birokrasi dalam upaya mencapainya dilakukan Optimalisasi Penanganan Informasi Melalui Sistem Informasi Online Mantap Terintegrasi Secara Elektronik (SIO MANISE). Dalam Rangka Peningkatan Kinerja BBKSDA NTT Sio Manise merupakan salah satu sarana peningkatan kinerja Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur melalui peningkatan akses pelayanan internal dan eksternal. Sio Manise memberikan layanan kepada internal berupa aplikasi persuratan sedangkan layanan kepada pihak eksternal berupa layanan aduan dan layanan perizinan online.

 

© Nico Sinaga - BBKSDA NTT

 

Berita Terbaru

Upaya Penyelamatan Paus Pilot

 Identifikasi dan Pengukuran Paus Pilot Maumere...

Kunjungan Kepala BBKSDA NTT di...

  Penyambutan Kepala Balai Besar KSDA NTT Mala...

Patroli Merah Putih di Batas N...

Atambua,  Agustus 2019 Presiden Republik Indone...

Workshop Pelestarian Penyu

  Maumere, 19 Juli 2019. Dalam rangka menjaga...

Komodo Kembali Ke Habitatnya D...

 Persiapan Pelepasliaran Komodo di Pulau Oentolo...

Kunjungan Sekda Provinsi NTT k...

 Sekda Provinsi NTT beserta rombongan dan Petuga...

Melepasliar Sanca Timor di Hut...

Pelepasliaran Sanca Timor di Hutan Egon Ilemedo ...

BBKSDA NTT sajikan KOPIKO di d...

Kepala BBKSDA NTT (Peci Hitam) Didampingi Pejaba...

Penemuan Bangkai Lumba-lumba d...

Maumere, 30 Juni 2019 Pada hari Minggu tanggal ...

Menyelamatkan Komodo Yang Masu...

Kupang, 2 Juli 2019 Balai Besar KSDA NTT melalu...

Evakuasi Dramatis Buaya Muara ...

  Kupang, 1 Juli 2019 Balai Besar KSDA NTT mel...

Repatriasi Kura-kura Leher Ula...

Pict. Kepala BBKSDA NTT dan Direktur WCS-IP Kup...

Gerakan Masyarakat Kota Ruteng...

Pada tanggal 25 Januari 2019 Balai Besar KSDA NT...

Hari Peduli Sampah Nasional (H...

Gubernur NTT dan Kepala BBKSDA NTT Senin, 4 Mar...

Penilaian METT Balai Besar KSD...

Dalam  rangka Pencapaian Target Indikator Kinerj...

Evaluasi Kesesuaian Fungsi Kaw...

  Penetapan kawasan Cagar Alam (CA) Mutis Timau p...

Simaksi dan SATS-DN Menuju Onl...

  Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur diberi ama...

Mbou (Komodo) di Torong Padang

  Torong Padang, suatu tanjung di Utara Pulau Flo...

Ekosistem Blue Carbon di Batas...

    Ekosistem blue carbon adalah ekosistem diman...

Datang dan Bergema

  Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Te...

Samurai versus Buaya Pemakan M...

          Balai Besar KSDA NTT kedatangan seoran...

Bushcraft di Pulau Menipo

  Bushcraft adalah berkegiatan di alam bebas yang...

Sosialisasi Tumbuhan Dan Satwa...

            Pada sore hari di medio bulan Desembe...

Kabupaten Timor Tengah Selatan...

  Selama ini, kita mengenal Cagar Alam (CA) Mut...

Sio Manise Untuk Peningkatan P...

  Hasil diagnostic reading permasalahan pada Ba...

Analisis Pohon konflik TWA Rut...

Perambahan kawasan dan illegal logging TWA Ruteng ...

Perlindungan Habitat Komodo Be...

  Konsep Perlindungan Hutan Berbasis Ekosistem P...

Monitoring TSL (Ular) Usulan K...

Kupang, 7 Desember 2018 Wilayah kerja Balai Bes...

Pengamanan Kolaboratif TWA 17 ...

  Taman Wisata Alam (TWA) Tujuh Belas Pulau merup...

Rekreasi ke Camplong

  Kupang, 05/12/2018-Rekreasi, atau dulu kita bia...

Panduan Interpreter Wisata Ala...

  Kepariwisataan adalah keseluruhan kegiatan ya...

Ruteng, The Refreshness of Flo...

Step on Flores land, it’s not only about the Kom...

Alam Spektakuler TWA Menipo

Memandang deburan ombak pantai selatan yang meng...

Ayo Wisata Bahari ke TWAL Telu...

TWAL Teluk Maumere juga dikenal dengan nama Gugu...

Eksotis dan Komplit, Wisata di...

Eksotis, kata yang mewakili Taman Wisata Alam La...

Pameran, Media Sosialisasi dan...

Pameran konservasi dilaksanakan dengan tujuan un...

Pentingnya Pembinaan Kader Kon...

    Telah menjadi kesadaran bersama bahwa kele...

Monitoring TSL (Burung) Usulan...

Kupang, 7 Desember 2018 Wilayah kerja Balai Besar...

Kunjungan TK Bintang Al Quran ...

“Awas tangannya.....” “Awas jarinya....” Kupang,...

Pilot Drone BBKSDA NTT

Kupang, 26 November 2018 Balai Besar KSDA NTT mer...

Konservasi Penyu TWA Menipo

  Perkembangan Konservasi Penyu di TWA Menipopada...

Konsultasi Publik Tapak TWA Ca...

Camplong, 14 November 2018 Pada hari Kamis, tangg...

FGD Tata Kelola PNBP TWAL G.P....

Maumere, 09 November 2018 Seksi Konservasi Wila...

Rescue Buaya Muara di Soliu

  Kupang, 2 November 2018 Pada tanggal 31 Oktobe...

Pemberdayaan Masyarakat di Des...

Maumere, 19 Oktober 2018. Balai Besar KSDA NTT m...

Pelatihan Penanganan Konflik M...

Kupang, 19 Oktober 2018. Dalam upaya mitigasi pe...

Guru Pemerhati KSDAE

Soe, 27 September 2018 Sebagai Unit Pelaksana Tek...

Konflik Satwa (Buaya) di Welul...

Maubesi, 17 September 2018 Pada tanggal 6 Septe...

Pemberdayaan Masyarakat Desa P...

BBKSDA NTT, 13 September 2018 Dalam pengelolaan T...

Upaya Pembangunan Karakter Gen...

BBKSDA NTT, 13 September 2018   Balai Besar KS...

Role Model Tanaman Obat Berbas...

BBKSDA NTT, 13 September 2018 Latar Belakang Tam...

Inventarisasi Masyarakat Tradi...

Riung, 12 September 2018 Taman Wisata Alam Laut (...

Penanganan Bangkai Paus Sperm...

Alor, 10 September 2018 Pada hari Senin,  tangg...

Nuri Diserahkan Sukarela di SK...

Maumere, 31 Agustus 2018 Balai Besar Konservasi...

Daging Penyu dan Lumba Lumba d...

Maumere, 31 Agustus 2018   Sebagai tindak lanj...

Penyerahan Satwa Secara Sukare...

Maumere, 28 Juni 2018 Balai Besar KSDA (BBKSDA) N...

Monitoring Penangkaran Ex-Situ...

Monitoring Penangkaran Ex-Situ Rusa Timor di Kota ...

Penyelamatan Komodo di Desa Ba...

Bari, 22 Juli 2018 Sehubungan dengan adanya inf...

Pengiriman Kulit Buaya dari Al...

Kupang, 2 Maret 2018. Sebanyak enam lembar kulit ...

TWA Camplong, Bukan TPA Camplo...

Camplong, 21 Februari 2018 “Ayo bergerak bersama”...

Partisipasi BBKSDA NTT di HMPI...

Kupang, 16 Desember 2017. Balai Besar KSDA Nusa T...

Kerjasama Pelestarian Kura-Kur...

Kupang, 28 September 2017 Dalam rangka Optimalisa...

Sosialisasi Perlindungan Rugu/...

Borong, 27  September 2017 Bertempat di Aula Dina...

Burung Beo dan Gigi Duyung Dia...

Kupang, 18 September 2017 Pada hari Senin tanggal...

Pembahasan Draft Role Model BB...

Kupang, 6 september 2017   BBKSDA NTT melaksanak...

Kerjasama Antara BBKSDA NTT da...

Kupang, 28 Agustus 2017. Bertempat di Kantor Bala...

Gubernur NTT di Stand Kehutana...

Kupang, 13 Agustus 2017 Gubernur NTT, Drs. Frans ...

Jelajah Sepeda Tahun 2017 di T...

Kupang, 13 Agustus 2017 Jelajah Sepeda Kompas 201...

Peringatan Hari Konservasi Ala...

Kupang, 10 Agustus 2017 Melalui Keppres Nomor 22 ...

Buaya Punya Kandang Baru

Kupang, 4 Agustus 2017 Buaya memiliki sifat 'homi...

Darurat Peredaran Tumbuhan dan...

Kupang, Februari 2017. Hanya dalam kurun waktu 2 ...

1 Ekor Buaya Betina Diamankan

Kupang, 9 Mei 2017. Menindaklanjuti laporan dari ...

Konservasi Penyu di TWA Menipo

Kupang, 19 Maret 2017. 150 ekor tukik hasil penet...